KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA TUNARUNGU AKTIF DAN BERPRESTASI NASIONAL Studi Kasus di SLB Aisyiyah Krian)

Yusuf Noer Ichsan, YUSUF (2019) KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA TUNARUNGU AKTIF DAN BERPRESTASI NASIONAL Studi Kasus di SLB Aisyiyah Krian). Bachelor thesis, UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT MOJOKERTO.

[img] Text
skripsi yusuf sangat fiks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
JURNAL SKRIPSI YUSUF.pdf

Download (335kB)

Abstract

ABSTRAK KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA TUNARUNGU AKTIF DAN BERPRESTASI NASIONAL (STUDI KASUS DI SLB AISYIYAH KRIAN) Oleh: Yusuf Noer Ichsan Komunikasi merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan, karena dengan berkomunikasi kita dapat bertukar ide serta memberikan semangat satu sama lain. Akan tetapi, ada beberapa individu yang tidak dapat berkomunikasi dengan baik karena memiliki ketidakmampuan untuk mendengar atau disebut tunarungu. Individu yang menderita tunarungu tentu kesulitan untuk memahami apa yang dikatakan orang lain, namun ada siswa tunarungu yang aktif dan mampu memiliki prestasi di tingkat nasional. Siswa tersebut bernama Lailatul Risma Sholichah, yang pada tahun 2016 lalu menjuarai perlombaan poster tingkat nasional. Selain itu, dia juga merupakan siswa yang aktif di kelas serta sering mengikuti perlombaan lainnya. Penelitian ini akan membahas bagaimana komunikasi yang dilakukan oleh siswa tunarungu berprestasi tersebut dengan orang-orang terdekatnya termasuk guru, teman sebaya, orang tua, saudara kandung dan saudara ipar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode pendekatan studi kasus. Tipe dari penelitian ini adalah penelitian eksploratif yaitu untuk menjelaskan secara mendalam mengenai komunikasi interpersonal siswa tersebut dengan guru dan teman di sekolah serta keluarganya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa komunikasi interpersonal dengan orang-orang sekitar cukup bagus memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan belajar dan motivasi bagi Lailatul Risma Sholichah sampai akhirnya menjadi siswa berprestasi. Peran guru di sekolah adalah sebagai pendidik sekaligus sebagai motivator. Peran teman sebaya adalah sebagai motivator sekaligus peredam saat ada masalah yang timbul dalam hubungan pertemanan mereka. Peran orang tua dirumah adalah sebagai pendidik sekaligus pendukung dalam kegiatan yang diiikuti oleh siswa. Peran saudara kandung adalah sebagai pendidik sekaligus kontrol terhadap aktivitas yang dilakukan oleh subjek, sedangkan peran saudara ipar adalah sebagai penengah pada saat subjek terkena masalah. Kata Kunci: Siswa Tunarungu, Komunikasi Interpersonal, Studi kasus, Motivasi, Pola Asuh

Item Type: Skripsi/Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Siswa Tunarungu, Komunikasi Interpersonal, Studi kasus, Motivasi, Pola Asuh
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Communication Sciences
Depositing User: Perpus Unim
Date Deposited: 26 Feb 2019 08:28
Last Modified: 04 Apr 2019 04:52
URI: http://repository.unim.ac.id/id/eprint/61

Actions (login required)

View Item View Item