Amala, Khoirima, 52105120033 and Saifuddin, Saifuddin, 0713128202 and Alivi, Justsinta Sindi, 0718039003 (2025) PEMBINAAN PERILAKU TOXIC FRIENDSHIP DI KALANGAN PELAJAR (STUDI FENOMENOLOGI SISWA SMPT DARUL DAKWAH). Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit.
![]() |
Text
ABSTRAK.pdf Restricted to Registered users only Download (446kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (120kB) | Preview |
|
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (132kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (46kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (87kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (148kB) | Preview |
|
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena toxic friendship atau pertemanan tidak sehat marak terjadi di lingkungan sekolah, khususnya di kalangan remaja SMP yang sedang berada dalam masa pencarian jati diri. Hubungan pertemanan yang seharusnya menjadi ruang dukungan emosional justru berkembang menjadi interaksi penuh tekanan, manipulasi, dan perilaku negatif. Hal ini menjadi alasan utama peneliti untuk mengkaji lebih dalam mengenai pola pembinaan perilaku toxic friendship di SMPT Darul Dakwah. Penelitian ini berfokus pada tiga hal: (1) bentuk atau karakteristik toxic friendship yang terjadi di kalangan siswa, (2) faktor-faktor yang memengaruhinya, serta (3) pola pembinaan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang terdiri dari siswa kelas VIII, guru PAI, dan guru BK SMPT Darul Dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic friendship muncul dalam bentuk eksklusivitas kelompok (circle), pengucilan sosial, perundungan verbal, dan manipulasi emosional. Faktor penyebabnya meliputi pola asuh keluarga, pengaruh kelompok sebaya, serta intensitas penggunaan media sosial. Adapun guru PAI menerapkan pola pembinaan preventif (penanaman nilai agama), kuratif (konseling Islami), dan rehabilitatif (pembiasaan sikap saling menghargai dan kerja sama positif). Temuan ini menegaskan peran strategis guru PAI dalam membangun iklim pertemanan sehat, serta merekomendasikan adanya kolaborasi lebih lanjut dengan guru BK dan pihak sekolah untuk mencegah dan menanggulangi toxic friendship.
Item Type: | Skripsi/Thesis (Bachelor) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Toxic Friendship, Pola Pembinaan, Guru PAI, Remaja, SMPT Darul Dakwah |
Subjects: | 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Agama Islam > Pendidikan Agama Islam |
Divisions: | Faculty of Islamic Studies > Islam Religion Education |
Depositing User: | Amala Khoirima |
Date Deposited: | 22 Aug 2025 07:52 |
Last Modified: | 22 Aug 2025 07:52 |
URI: | http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6215 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |