ANALISA DAMAGE PLASTICITY PADA KONSTRUKSI TRUSS FRAME SKYBRIDGE GEDUNG PERKULIAHAN

kiswanto, Heri, 52304083008 and Sarasanty, Diah, 0701058001 and Asmorowati, Erna Tri,0712077401 (2026) ANALISA DAMAGE PLASTICITY PADA KONSTRUKSI TRUSS FRAME SKYBRIDGE GEDUNG PERKULIAHAN. Bachelor thesis, universitas islam majapahit.

[img] Text
kumpulan abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (215kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (772kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (208kB) | Preview

Abstract

Skybridge merupakan struktur jembatan penghubung antar-gedung bertingkat yang memiliki fungsi krusial sebagai sarana sirkulasi maupun jalur evakuasi darurat. Kompleksitas pembebanan kombinasi ultimit menuntut evaluasi perilaku struktur pasca-leleh secara realistis, yang tidak dapat diakomodasi sepenuhnya oleh analisis elastis linier konvensional. Penelitian menganalisis perilaku mekanis nonlinier sambungan kritis (Joint F-38) pada konstruksi truss frame skybridge Gedung Perkuliahan UPN Veteran Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan Damage Plasticity berbasis Metode Elemen Hingga (FEM) pada perangkat lunak ABAQUS. Hasil analisis global menggunakan SAP2000 mengidentifikasi Joint F-38 sebagai titik paling kritis akibat kombinasi gaya tekan top chord serta gaya tarik dari batang diagonal dan bottom chord. Simulasi nonlinier lokal menunjukkan bahwa tegangan von Mises maksimum yang terjadi mencapai 257,4 MPa, yang berarti telah melampaui batas leleh baja BJ37 (\(F_y = 240\) MPa) sebesar 7%. Meskipun terjadi pelelehan material secara lokal (\(S/F_y = 1,07\)), nilai perpindahan (displacement) maksimum yang terbaca hanya sebesar 5,01 mm, nilai tersebut masih berada jauh di bawah batas lendutan izin layanan (\(L/360\)) sebesar 60,56 mm. Evaluasi variabel kerusakan (Stiffness Degradation/SDEG) menunjukkan nilai di bawah 1,0 yang mengindikasikan bahwa material belum kehilangan kapasitas dukung utamanya. Fenomena softening dan redistribusi tegangan yang terekam pada kurva karakteristik sambungan membuktikan bahwa struktur berperilaku daktil dan stabil terhadap pembebanan ultimit. Sambungan kritis pada struktur skybridge ini dinyatakan aman dan memiliki cadangan kapasitas pasca-leleh yang memadai.

Item Type: Skripsi/Thesis (Bachelor)
Subjects: 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Divisions: Faculty of Engineering > Civil Engineering
Depositing User: Kiswanto Heri
Date Deposited: 24 Aug 2026 00:50
Last Modified: 24 Aug 2026 00:50
URI: http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6486

Actions (login required)

View Item View Item