Hamidah, Adila Nisa, 52206130018 and Mardliyah, Asih Andriyati,0719048903 and Suwandana, Engkin, 0711038304 (2026) KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA CARL ROGERS PADA NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit.
|
Text
ABSTRAK DILA.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
2. BAB 1.pdf Download (220kB) | Preview |
|
|
Text
3. BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (394kB) | Request a copy |
||
|
Text
4. BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (299kB) | Request a copy |
||
|
Text
5. BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (478kB) | Request a copy |
||
|
Text
6. BAB 5.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (168kB) | Preview |
|
|
Text
8. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan ideal self dan real self pada tokoh Suhita dan Gus Birru, mengidentifikasi incongruence yang muncul di antara keduanya, menganalisis pengaruh konflik tersebut terhadap dinamika relasi pernikahan, serta mengkaji proses negosiasi batin dan perkembangan psikologis kedua tokoh dalam perspektif psikologi humanistik Carl Rogers. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Hati Suhita karya Khilma Anis, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang menunjukkan ideal self, real self, incongruence, serta perkembangan psikologis tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan model analisis Suwardi Endraswara dan teori psikologi humanistik Carl Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideal self Suhita terbentuk melalui tuntutan nilai religius, tradisi pesantren, serta peran sebagai istri yang ideal, yaitu sabar, patuh, lembut, dan mampu menjaga kehormatan keluarga. Sementara itu, real self Suhita ditunjukkan melalui kesepian, kekecewaan, kebutuhan akan kasih sayang, dan tekanan emosional akibat kenyataan kehidupan rumah tangganya. Pada Gus Birru, ideal self terbentuk melalui tuntutan sebagai suami yang bertanggung jawab sekaligus pewaris otoritas keluarga pesantren, sedangkan real self ditunjukkan melalui pergulatan antara keinginan pribadi dan kewajiban sosial. Ketidaksesuaian antara ideal self dan real self pada kedua tokoh membentuk kondisi incongruence yang memengaruhi hubungan pernikahan melalui jarak emosional, kurangnya keterbukaan komunikasi, kesalahpahaman, dan sulitnya membangun hubungan yang harmonis. Proses negosiasi batin yang dialami kedua tokoh menunjukkan adanya perkembangan psikologis melalui penerimaan terhadap kenyataan, pemahaman terhadap diri dan pasangan, serta penyesuaian antara harapan dan pengalaman hidup. Dengan demikian, konflik ideal self dan real self dalam novel Hati Suhita tidak hanya menggambarkan konflik batin individu, tetapi juga menunjukkan bagaimana ketidaksesuaian konsep diri dapat memengaruhi hubungan interpersonal dan perkembangan psikologis tokoh.
| Item Type: | Skripsi/Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | psikologi sastra, psikologi humanistik, Carl Rogers, ideal self, real self, incongruence, Hati Suhita. |
| Subjects: | 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Indonesia |
| Divisions: | Faculty of Teacher Training and Education > Indonesia Lenguage Education |
| Depositing User: | Hamidah Adila Nisa |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 05:58 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 05:58 |
| URI: | http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6514 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
