EVALUASI KETERLAMBATAN PEKERJAAN PADA BANGUNAN UTAMA DAERAH IRIGASI BARENG KABUPATEN JOMBANG DENGAN METODE NETWORK CPM

Hakim, Rahmadinul, 52104080009 and Asmorowati, Erna Tri, 0712077401 and M. Adik Rudiyanto, Adik, 0717027402 (2026) EVALUASI KETERLAMBATAN PEKERJAAN PADA BANGUNAN UTAMA DAERAH IRIGASI BARENG KABUPATEN JOMBANG DENGAN METODE NETWORK CPM. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit.

[img] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (480kB)
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (145kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (311kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (557kB)
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (85kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB)

Abstract

Keterlambatan merupakan salah satu permasalahan dalam pelaksanaan proyek konstruksi yang dapat memengaruhi waktu penyelesaian proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan, menentukan jalur kritis, dan memberikan rekomendasi percepatan pada proyek pembangunan Bangunan Utama Daerah Irigasi (DI) Bareng Kabupaten Jombang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan Network Critical Path Method (CPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi proyek adalah 161 hari dengan jalur kritis A–B–L–O, yaitu Urzet Bendung, Pemasangan Bouwplank, Pembongkaran Bronjong, dan Pemasangan Buis Beton Ø40 cm. Keterlambatan dipengaruhi oleh cuaca ekstrem, keterlambatan pengadaan material, perubahan desain, keterbatasan tenaga kerja, gangguan peralatan, dan koordinasi yang kurang optimal. Terdapat deviasi waktu sebesar 15 hari pada tiga pekerjaan utama. Strategi percepatan berupa penambahan tenaga kerja, jam lembur, dan percepatan pengadaan material berpotensi mempercepat penyelesaian sekitar 25–30% dari sisa pekerjaan. Dengan demikian, metode CPM dapat digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas kritis sebagai dasar pengendalian dan percepatan waktu proyek.

Item Type: Skripsi/Thesis (Bachelor)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Civil Engineering
Depositing User: Rahmadinul Hakim
Date Deposited: 17 Sep 2026 07:56
Last Modified: 17 Sep 2026 07:56
URI: http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6820

Actions (login required)

View Item View Item