PENINGKATAN EFEKTIVITAS SISTEM PEMELIHARAAN AYAM BROILER UNTUK MENEKAN MORTALITAS DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

Romadhoni, Alfan,52204090006 and Ir. M. Muslimin, S.T., M.T., IPM., ASEAN. Eng., Muslimin, 0728018503 and Wahyudi, Rakhmad, 0704127402 (2026) PENINGKATAN EFEKTIVITAS SISTEM PEMELIHARAAN AYAM BROILER UNTUK MENEKAN MORTALITAS DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit.

[img] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img]
Preview
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (863kB)
[img] Text
BAB III METEDOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (611kB)
[img] Text
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN , DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (285kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (573kB)

Abstract

Penelitian dilakukan di peternakan ayam broiler di Kabupaten Mojokerto dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian kualitas pada proses pemeliharaan ayam broiler menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan menentukan usulan perbaikan berdasarkan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Data yang digunakan berupa data mortalitas ayam broiler selama satu periode pemeliharaan. Metode SQC digunakan melalui check sheet, P-Chart, dan Diagram Pareto untuk mengidentifikasi kondisi pengendalian proses dan faktor penyebab utama mortalitas. Selanjutnya, metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan, menentukan tingkat risiko, dan menyusun prioritas perbaikan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeliharaan ayam broiler belum sepenuhnya terkendali secara statistik karena masih terdapat data mortalitas yang berada di luar batas kendali. Faktor utama penyebab mortalitas adalah penyakit,kondisi kandang, cuaca, dan predator. Hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa penyakit merupakan risiko dengan prioritas tertinggi yang memerlukan tindakan perbaikan segera. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi peningkatan biosecurity, perbaikan sanitasi kandang, pengendalian kondisi lingkungan kandang, pengendalian predator, serta monitoring kesehatan ayam secara berkala. Penerapan metode SQC dan FMEA mampu mengidentifikasi penyebab utama mortalitas, menentukan prioritas risiko, dan menghasilkan usulan perbaikan yang dapat digunakan untuk menekan tingkat kematian ayam broiler serta meningkatkan efektivitas proses pemeliharaan.

Item Type: Skripsi/Thesis (Bachelor)
Subjects: 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Teknik > Teknik Industri
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering
Depositing User: Romadhoni M.Alfan Syarif
Date Deposited: 18 Aug 2026 03:04
Last Modified: 18 Aug 2026 03:04
URI: http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6364

Actions (login required)

View Item View Item