ANALISIS PERBANDINGAN EMISI GAS BUANG MESIN DIESEL DENGAN DAN TANPA PENGGUNAAN THERMOSTAT

Vadiansyah, Brilian and Ahmad, Nuril and Rijanto, Achmad, 0703057001 (2026) ANALISIS PERBANDINGAN EMISI GAS BUANG MESIN DIESEL DENGAN DAN TANPA PENGGUNAAN THERMOSTAT. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit Mojokerto.

[img] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (616kB)
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (514kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (191kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Emisi gas buang mesin diesel merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Sistem pendinginan, khususnya thermostat, berperan penting dalam menjaga kestabilan temperatur kerja mesin yang berpengaruh terhadap kualitas proses pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan emisi gas buang mesin diesel pada kondisi menggunakan thermostat dan tanpa thermostat, meliputi parameter karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOx).Penelitian ini menggunakan metode eksperimen komparatif yang dilaksanakan di bengkel pengujian mesin diesel di Pungging. Objek penelitian adalah satu unit mesin diesel dengan sistem pendinginan berbasis coolant. Pengujian dilakukan pada dua kondisi perlakuan, yaitu mesin diesel dengan thermostat dan tanpa thermostat, masing-masing pada putaran mesin konstan 1500 rpm. Pengukuran emisi gas buang dilakukan menggunakan gas analyzer, didukung pengukuran temperatur coolant menggunakan sensor termokopel dan putaran mesin menggunakan tachometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan thermostat menyebabkan temperatur coolant mesin mencapai 82°C, lebih tinggi dibandingkan kondisi tanpa thermostat yang hanya mencapai 68°C. Pada kondisi menggunakan thermostat, kadar CO sebesar 0,21 %vol dan HC sebesar 48 ppm, lebih rendah dibandingkan tanpa thermostat yang menghasilkan CO 0,34 %vol dan HC 71 ppm. Sebaliknya, kadar NOx pada kondisi menggunakan thermostat (182 ppm) lebih tinggi dibandingkan tanpa thermostat (165 ppm) akibat temperatur pembakaran yang lebih tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan thermostat pada sistem pendinginan mesin diesel mampu meningkatkan kestabilan temperatur kerja mesin sehingga kualitas pembakaran menjadi lebih baik dan emisi CO serta HC dapat ditekan, meskipun emisi NOx cenderung meningkat.

Item Type: Skripsi/Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: emisi gas buang, mesin diesel, sistem pendinginan, temperatur coolant, thermostat
Subjects: 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Divisions: Faculty of Engineering > Mechanical Engineering
Depositing User: Verdiansya Brilian
Date Deposited: 26 Aug 2026 02:19
Last Modified: 26 Aug 2026 02:19
URI: http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6704

Actions (login required)

View Item View Item