KONSTRUKSI PENALARAN MORAL BERSYUKUR ATAS NIKMAT BERSEKOLAH MELALUI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: STUDI FENOMENOLOGIS DI SMA UNGGULAN HARAPAN UMMAT

Nurkhafiza, Aisyah Jihan, 52205120010 and SYAIKHU ROZI, M.Pd.I, ROZI, 0716018307 and Ali Rohmad, Muhammad,0725108601 (2026) KONSTRUKSI PENALARAN MORAL BERSYUKUR ATAS NIKMAT BERSEKOLAH MELALUI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: STUDI FENOMENOLOGIS DI SMA UNGGULAN HARAPAN UMMAT. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit.

[img] Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (157kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (137kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Pendidikan Agama Islam dalam membentuk kesadaran moral siswa, terutama dalam memaknai kesempatan bersekolah sebagai nikmat yang patut disyukuri. Masih adanya siswa yang memandang sekolah hanya sebagai kewajiban menunjukkan perlunya kajian tentang bagaimana rasa syukur dibangun sebagai penalaran moral, bukan sekadar sikap normatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi penalaran moral bersyukur atas nikmat bersekolah pada siswa SMA Unggulan Harapan Ummat serta mendeskripsikan peran kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam membentuk dan mendukung konstruksi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan utama siswa serta guru Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menyimpulkan : 1.konstruksi penalaran moral bersyukur atas nikmat bersekolah siswa SMA Unggulan Harapan Ummat terbentuk dari kemampuan siswa memaknai kesempatan bersekolah sebagai anugerah yang diperoleh atas manfaat pendidikan yang dirasakan, perbandingan sosial dengan anak-anak yang tidak memperoleh akses pendidikan yang sama, pengalaman belajar di lingkungan pesantren, interaksi dengan guru dan teman, harapan masa depan, serta pengalaman kehilangan rutinitas sekolah selama masa pandemi. Konstruksi penalaran moral demikian cenderung berada pada tingkat konvensional dalam kerangka teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg, terutama tahap yang berorientasi pada hubungan interpersonal dan keinginan menjadi pribadi yang baik, dengan sebagian indikasi menuju tahap keempat yang berorientasi pada kewajiban dan ketertiban Kurikulum Pendidikan Agama Islam SMA Unggulan Harapan Ummat.2 Peran kurilkulum Pendidikan Agama Islam berperan membentuk dan mendukung konstruksi penalaran moral bersyukur siswa atas nikmat bersekolah karena menyediakan sumber nilai dan media pendukung penalaran moral melalui pembelajaran yang memadukan materi Akidah Akhlak, Al-Qur'an Hadis, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Hal itu sejalan dengan visi SMA Unggulan Harapan Ummat diantaranya untuk mewujudkan generasi berakhlak mulia sebagai tujuan pendidikan. Implementasi kurikulum melalui strategi pembelajaran kontekstual, kegiatan reflektif, pembiasaan verbal, keteladanan guru, serta kegiatan sosial seperti proyek berbagi, bersama-sama membantu siswa menghubungkan nilai agama dengan pengalaman nyata kehidupan sekolah yang mendukung dan memperkuat penalaran moral siswa.

Item Type: Skripsi/Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: penalaran moral, syukur, nikmat bersekolah, kurikulum PAI, fenomenologi.
Subjects: 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Agama Islam > Pendidikan Agama Islam
Divisions: Faculty of Islamic Studies > Islam Religion Education
Depositing User: Nurkhafiza Aisyah Jihan
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:46
Last Modified: 27 Aug 2026 01:46
URI: http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6735

Actions (login required)

View Item View Item