zakaria, zihab afghoni, 52203050022 and Lailin, Lailin, Moch Ichdah Asyarin Hayau, 070807102 and Lailiyah, Fatihatul, 0727067602 (2026) MAKNA SIMBOLIK GERAK TUBUH JURUS DARI SABUK POLOS HINGGA SABUK HIJAU DALAM PROSES KEHIDUPAN WARGA PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit.
|
Text
ABSTRAK.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
BAB 1.pdf Download (129kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (40kB) |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
BAB 5.pdf Download (15kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik gerak tubuh jurus dari sabuk polos hingga sabuk hijau dalam proses kehidupan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Gerak tubuh jurus merupakan materi dasar yang diajarkan kepada setiap siswa PSHT sebagai bekal dalam menguasai teknik bela diri sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan. Gerak tubuh jurus tidak hanya dipahami sebagai rangkaian gerakan fisik, tetapi juga mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan pembentukan karakter, pengendalian diri, tanggung jawab, serta nilai-nilai persaudaraan. Namun, makna simbolik tersebut belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian anggota maupun masyarakat sehingga gerak tubuh jurus sering kali dipandang hanya sebagai teknik bela diri tanpa memahami nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis Teori Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead melalui konsep Mind, Self, dan Society. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tubuh jurus dari sabuk polos hingga sabuk hijau dimaknai sebagai simbol perjalanan kehidupan yang mengandung nilai pengendalian diri, keberanian, kewaspadaan, tanggung jawab, kesabaran, penghormatan kepada sesama, serta keseimbangan antara kemampuan fisik dan kematangan batin. Pemaknaan tersebut terbentuk melalui proses interaksi antara pelatih, sesepuh, senior, dan warga PSHT sehingga membentuk cara berpikir (Mind), karakter dan perilaku (Self), serta nilai-nilai bersama dalam kehidupan organisasi (Society). Dengan demikian, gerak tubuh jurus tidak hanya berfungsi sebagai teknik bela diri, tetapi juga menjadi media komunikasi nonverbal yang mengandung makna simbolik dan dijadikan pedoman hidup bagi warga Persaudaraan Setia Hati Terate
| Item Type: | Skripsi/Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Communication Sciences |
| Depositing User: | Zakaria Zihab Afghoni |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 01:04 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 01:04 |
| URI: | http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6540 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
