Fatkulloh, Muhammad, 52204070008 and Ahmad, Nuril, 0721047503 and Rijanto, Achmad, 0703057001 (2026) PERBANDINGAN SUHU KINERJA MESIN DIESEL C223 DENGAN DAN TANPA THERMOSTAT. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit Mojokerto.
|
Text
ABSTRAK.pdf Restricted to Registered users only Download (908kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 1.pdf Download (200kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (350kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 5.pdf Download (212kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (180kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (180kB) | Preview |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Thermostat merupakan komponen kunci dalam sistem pendingin mesin diesel yang berfungsi mengatur sirkulasi cairan pendingin guna menjaga temperatur kerja ideal pada rentang 80°C–90°C. Fungsi ini penting karena temperatur kerja yang stabil berpengaruh langsung terhadap efisiensi pembakaran dan performa mesin secara keseluruhan. Namun, dalam praktiknya, banyak pengguna dan bengkel melepas thermostat dengan anggapan bahwa tindakan tersebut dapat mencegah terjadinya overheat, tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap efisiensi kerja mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan temperatur mesin diesel C223 pada kondisi menggunakan dan tanpa menggunakan thermostat, dengan putaran mesin konstan 1500 rpm. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental melalui pengukuran temperatur pada rentang waktu 2, 4, dan 6 menit, dengan tiga kali pengulangan pada masing-masing kondisi untuk memperoleh data yang representatif dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi dengan thermostat menghasilkan laju kenaikan temperatur lebih cepat, yaitu berkisar antara 2,3°C/menit hingga 9,9°C/menit, sehingga mesin mampu mencapai temperatur kerja ideal dalam waktu yang lebih singkat. Sebaliknya, kondisi tanpa thermostat menghasilkan temperatur akhir yang lebih rendah dan cenderung tidak stabil. Perbedaan pola kenaikan temperatur ini berimplikasi terhadap efisiensi pembakaran, penghematan bahan bakar, penurunan emisi gas buang, serta perpanjangan umur pakai komponen mesin diesel.
| Item Type: | Skripsi/Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Thermostat, Mesin Diesel, Temperatur Mesin, Sistem Pendingin, Laju Kenaikan Temperatur |
| Subjects: | 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Mechanical Engineering |
| Depositing User: | Fatkulloh Muhammad |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 01:59 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 01:59 |
| URI: | http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
