CANCEL CULTURE DI MEDIA SOSIAL: STUDI KASUS GAYA KOMUNIKASI ABIDZAR AL GHIFARI DALAM PROMOSI FILM A BUSINESS PROPOSAL DI TIKTOK

Putra Lesmana, Dimas Bayu, 52203050009 and Lailin, Moch. Ichdah A.H, 0708087102 and Ramadhani, Rakhmad Saiful, 0724087703 (2026) CANCEL CULTURE DI MEDIA SOSIAL: STUDI KASUS GAYA KOMUNIKASI ABIDZAR AL GHIFARI DALAM PROMOSI FILM A BUSINESS PROPOSAL DI TIKTOK. Bachelor thesis, Universitas Islam Majapahit.

[img] Text
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (995kB)
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (257kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (448kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (236kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (237kB) | Preview
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (529kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi khalayak terhadap gaya komunikasi Abidzar Al-Ghifari dalam promosi film A Business Proposal di TikTok serta keterkaitannya dengan fenomena cancel culture. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis resepsi Stuart Hall (encoding/decoding). Analisis gaya komunikasi dilakukan menggunakan Teori Gaya Komunikasi Robert Norton. Data diperoleh melalui dokumentasi berupa video promosi, tangkapan layar, dan 480 komentar dari empat unggahan TikTok pada akun @ragamcerita.id, @kuyou.id (dua unggahan), dan @gronya yang dipublikasikan dalam rentang pertengahan Januari hingga awal Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Negotiated Position mendominasi dengan 303 komentar (63,13%), diikuti Oppositional Position sebanyak 133 komentar (27,71%), dan Dominant-Hegemonic Position sebanyak 45 komentar (9,38%). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas khalayak memberikan pemaknaan yang disesuaikan dengan pengalaman dan pandangan masing-masing, sementara sebagian lainnya menunjukkan penolakan terhadap gaya komunikasi Abidzar Al-Ghifari yang mengindikasikan adanya kecenderungan fenomena cancel culture di media sosial TikTok. Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Analisis Resepsi, Stuart Hall, TikTok, Cancel Culture.

Item Type: Skripsi/Thesis (Bachelor)
Subjects: 0 Majapahit Islamic University Subject Areas > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Communication Sciences
Depositing User: Lesmana Dimas Bayu Putra
Date Deposited: 24 Aug 2026 01:33
Last Modified: 24 Aug 2026 01:33
URI: http://repository.unim.ac.id/id/eprint/6562

Actions (login required)

View Item View Item